


Di era Industry 4.0, perusahaan manufaktur dituntut untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi downtime, serta mengambil keputusan berdasarkan data secara real-time. Salah satu solusi yang banyak diterapkan pada pabrik modern adalah kombinasi Andon System dan OEE Monitoring System.
PT Lestari Elektrik Otomasi menghadirkan solusi Andon OEE Monitoring System yang mengintegrasikan PLC, HMI, Industrial Gateway, IoT Cloud Platform, Dashboard Analytics, hingga Mobile Notification untuk memberikan visibilitas penuh terhadap performa produksi.

Andon System merupakan metode visual management dalam konsep Lean Manufacturing yang digunakan untuk memberikan informasi kondisi produksi secara real-time kepada operator, supervisor, maintenance, dan manajemen.
Sistem ini biasanya ditampilkan melalui:
Tujuan utama Andon System adalah memungkinkan setiap masalah produksi diketahui dan ditindaklanjuti secepat mungkin sebelum berkembang menjadi kerugian yang lebih besar.

🔴 Merah
Mesin berhenti atau terjadi downtime kritis.
🟡 Kuning
Terdapat gangguan yang memerlukan perhatian maintenance.
🟢 Hijau
Produksi berjalan normal.
🔵 Biru
Masalah kualitas atau defect produk.
🟣 Ungu
Safety issue atau kondisi yang memerlukan tindakan K3.
⚪ Putih
Batch produksi telah selesai.
Dalam filosofi Lean Manufacturing, Andon berfungsi sebagai alat komunikasi visual untuk mengurangi pemborosan (waste) dan meningkatkan respon terhadap masalah produksi.
Manfaat utama penerapan Andon System:
Tim maintenance dapat langsung menerima notifikasi saat terjadi downtime.
Waktu identifikasi dan perbaikan gangguan menjadi lebih cepat.
Masalah kualitas dapat diketahui sejak awal sebelum menghasilkan produk reject dalam jumlah besar.
Data historis membantu analisis akar penyebab masalah produksi.
Semua pihak dapat melihat kondisi mesin dan line produksi secara real-time.

OEE atau Overall Equipment Effectiveness merupakan indikator utama untuk mengukur efektivitas penggunaan mesin produksi.
OEE dihitung dari tiga parameter utama:
Mengukur tingkat ketersediaan mesin.
Formula:
Availability = Operating Time ÷ Planned Production Time
Mengukur kecepatan aktual produksi dibandingkan kapasitas ideal.
Formula:
Performance = Actual Output ÷ Ideal Output
Mengukur persentase produk baik yang dihasilkan.
Formula:
Quality = Good Product ÷ Total Product
OEE = Availability × Performance × Quality
Contoh:
OEE = 83.79%
Semakin tinggi nilai OEE, semakin efisien proses produksi berjalan.
Banyak pabrik hanya mengetahui nilai OEE di akhir shift atau akhir hari.
Dengan integrasi Andon OEE Monitoring System, perusahaan dapat mengetahui penyebab penurunan OEE secara real-time.
Misalnya:
Sistem akan langsung memberikan alarm, notifikasi, dan visualisasi dashboard sehingga tindakan korektif dapat dilakukan lebih cepat.

Memantau status mesin secara langsung:
Menampilkan:
Menampilkan status produksi secara visual pada monitor besar di area produksi.
Notifikasi melalui:
Data tersimpan untuk:
Manajemen dapat memonitor kondisi pabrik dari mana saja melalui dashboard berbasis web.
Solusi PT Lestari Elektrik Otomasi dapat diintegrasikan dengan:
Solusi ini dapat diterapkan pada berbagai sektor industri:

PT Lestari Elektrik Otomasi menyediakan solusi lengkap untuk implementasi:
✅ Andon System
✅ OEE Monitoring Dashboard
✅ Industrial IoT Platform
✅ Smart Factory Solution
✅ PLC & HMI Integration
✅ Machine Data Collection
✅ Cloud Monitoring System
✅ Predictive Maintenance Solution
Dengan pengalaman di bidang Industrial Automation, Smart Manufacturing, dan Industrial IoT, PT Lestari Elektrik Otomasi membantu perusahaan meningkatkan produktivitas, mengurangi downtime, serta mempercepat transformasi menuju Smart Factory.
Ingin mengetahui tingkat efektivitas mesin secara real-time dan mengurangi downtime produksi?